Headlines News :
Home » » Teror SMS Transfer Harus Dihentikan

Teror SMS Transfer Harus Dihentikan

Written By admin on Senin, 24 Februari 2014 | 21.47

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi XI DPR RI, Kemal Azis Stamboel, mendesak Bank Indonesia dan seluruh bank agar mengambil kebijakan tegas untuk menutup seluruh rekening pelaku penipuan SMS yang berisi permintaan transfer ke rekening tersebut.
"Untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan nasabah, seluruh bank harus serius membersihkan rekening-rekening untuk penipuan itu. Seluruh bank juga harus memperbaiki strategi marketingnya dengan mengedepankan etika," ujarnya di Jakarta, Kamis (13/10/2011).
Ke depan, tidak boleh ada lagi teror pesan singkat atau SMS penawaran kredit tanpa agunan (KTA) kepada nasabah. Bank Indonesia harus memberikan teguran keras kalau masih ada bank-bank yang melakukan cara-cara itu.
Saat ini nasabah perbankan banyak mengeluh terkait maraknya SMS penawaran KTA dan SMS berisi permintaan transfer ke rekening yang dibuat dengan identitas palsu.
Terkait hal ini Bank Indonesia telah melakukan pertemuan dengan 12 bank. Mereka lalu membentuk working group mediasi perbankan. Meski terdapat 22 bank yang tergabung dalam working group, BI hanya menyertakan 12 bank penyedia layanan khusus aduan penipuan transfer rekening.
"Kita minta bank-bank lainnya juga harus dilibatkan, bukan hanya 12 bank saja. Seluruh nasabah bank di berbagai bank harus mendapatkan perlindungan yang maksimal. Sehingga seluruh bank seharusnya menyediakan layanan pengaduan atau call center kalau ada rekening bank mereka yang digunakan untuk penipuan. Seluruh bank juga harus komitmen untuk menghentikan SMS teror penawaran kredit," ujarnya.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2016. Viva Nyus - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger